Penelitian Ektra Daun Kemangi

Namun, terdapat beberapa temuan yang relevan:
Penelitian dan Uji Pra-Klinis (In Vitro & In Vivo)
Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kemangi memiliki berbagai potensi, antara lain:
1. Antioksidan: Daun kemangi kaya akan antioksidan seperti fenol dan flavonoid. (S1.1, S1.2, S1.5, S2.7)
2. Antimikroba: Efektif menghambat pertumbuhan bakteri, seperti Pseudomonas aeruginosa, secara in vitro. (S1.1)
3. Nefroprotektor (Pelindung Ginjal): Pemberian ekstrak daun kemangi menunjukkan efek perlindungan terhadap ginjal tikus yang diinduksi aspirin. (S1.2)
4. Aktivitas Imunomodulator: Memiliki efek pada aktivitas dan kapasitas fagositosis sel makrofag pada mencit. (S1.9)
5. Antikanker: Potensi aktivitas antikanker telah ditunjukkan secara in vitro dan in vivo pada berbagai jenis sel kanker, termasuk menekan ekspresi protein BCL-2 pada sel kanker payudara. (S1.3, S2.1, S2.10)
6. Antihyperglikemia: Menurunkan kadar glukosa darah pada tikus diabetes. (S2.5)
7. Toksisitas: Beberapa uji toksisitas akut pada hewan coba menunjukkan bahwa ekstrak kemangi aman pada dosis tertentu, meskipun uji toksisitas terhadap larva udang menunjukkan sifat yang sangat toksik. (S1.3, S1.6, S1.7, S1.8)
8. Penyembuhan Luka: Gel ekstrak daun kemangi menunjukkan efektivitas dalam mempercepat penyembuhan luka sayat pada tikus. (S2.6)
Uji Klinis pada Manusia
Beberapa uji klinis skala kecil atau pilot telah dilakukan dengan hasil yang menjanjikan:
1. Hipertensi (Darah Tinggi): Uji klinis pilot menunjukkan bahwa kapsul ekstrak daun kemangi (sebagai terapi tambahan) secara signifikan dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi stadium 1 dan 2. (S2.4, S2.8, S2.9)
2. Kualitas Tidur dan Insomnia: Uji klinis acak tersamar tiga menunjukkan bahwa konsumsi kapsul ekstrak daun kemangi dapat meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi insomnia pada wanita menopause. (S2.4)
3. Depresi: Uji coba lain pada wanita menopause menemukan bahwa kapsul ekstrak daun kemangi mengurangi skor depresi. (S2.4)
5. Osteoartritis Lutut: Uji klinis acak tersamar ganda menemukan bahwa minyak topikal kemangi dapat memperbaiki gejala klinis dan beberapa indikator fungsional osteoartritis lutut, sebanding dengan gel diklofenak. (S2.4, S2.9)
Penting untuk Dicatat:
Sebagian besar penelitian yang ada mendesak perlunya penelitian lebih lanjut (in vivo dan uji klinis) untuk mengkonfirmasi farmakodinamik, farmakokinetik, dan toksisitas ekstrak daun kemangi pada manusia sebelum dapat diaplikasikan secara luas sebagai pengobatan alternatif. (S1.1)
0 Response to "Penelitian Ektra Daun Kemangi"
Post a Comment
Terima Kasih Atas Kunjungannya, Silahkan Berkomentar dengan Bijak