Konsep Umum Tarekat

Konsep Umum Tarekat

Tarekat adalah salah satu cabang ilmu tasawuf yang mengajarkan metode praktis untuk mendekatkan diri kepada Allah. Secara harfiah, tarekat berarti jalan atau metode. Tarekat juga dapat diartikan sebagai organisasi sufi yang memiliki syekh (guru), upacara ritual, dan zikir tertentu.

Tujuan Tarekat

Tujuan tarekat adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah dan mencapai maqam (tingkat) spiritual yang tinggi. Tarekat juga mengajarkan kepada para pengikutnya untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.

Metode Tarekat

Metode tarekat bervariasi, tergantung pada aliran tarekat masing-masing. Namun, secara umum metode tarekat meliputi:

  • Zikir, yaitu mengingat Allah dengan mengucapkan nama-nama-Nya.
  • Puasa, yaitu menahan diri dari makan, minum, dan berhubungan seksual.
  • Mujahadah, yaitu perjuangan melawan hawa nafsu.
  • Shalat malam, yaitu shalat yang dilakukan pada malam hari.

Aliran Tarekat

Ada banyak aliran tarekat dalam Islam. Beberapa aliran tarekat yang terkenal di Indonesia antara lain:

  • Tarekat Qadiriyah, yang didirikan oleh Abdul Qadir al-Jilani.
  • Tarekat Naqsyabandiyah, yang didirikan oleh Muhammad Bahauddin al-Naqsyabandi.
  • Tarekat Tijaniyah, yang didirikan oleh Ahmad Tijani.
  • Tarekat Syaziliyah, yang didirikan oleh Abu Hasan Syazili.

Peran Tarekat dalam Masyarakat

Tarekat memiliki peran penting dalam masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan dan sosial. Tarekat mengajarkan kepada para pengikutnya untuk menuntut ilmu dan mengamalkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari. Tarekat juga mengajarkan kepada para pengikutnya untuk saling tolong-menolong dan menjaga kerukunan antar umat beragama.

0 Response to "Konsep Umum Tarekat"

Post a Comment

Terima Kasih Atas Kunjungannya, Silahkan Berkomentar dengan Bijak