Danau Terbesar di Indonesia

Danau adalah badan air alami berukuran besar yang dikelilingi oleh daratan dan tidak berhubungan dengan laut, kecuali melalui sungai.

Danau merupakan sebuah cekungan yang berukuran besar dan terisi oleh air. Letaknya berada di permukaan bumi dan dikelilingi oleh daratan.

Danau bisa berupa cekungan yang terjadi karena peristiwa alam yang kemudian menampung dan menyimpan air yang berasal dari hujan, mata air, rembesan, dan air sungai

Danau terlihat seperti kolam renang karena airnya tidak mengalir seperti halnya sungai. Danau dapat terbentuk oleh hasil kegiatan penambangan, letusan gunung berapi, dan buatan manusia.

Danau merupakan sumber daya air tawar yang berada di daratan yang berpotensi sangat besar serta dapat dikembangkan dan didayagunakan bagi pemenuhan berbagai kepentingan

Pengertian Danau

Danau adalah cekungan berukuran besar yang dikelilingi oleh daratan di permukaan bumi dan tergenang oleh air. 

Air yang menggenangi danau dapat berupa air tawar ataupun air asin yang dipengaruhi oleh kadar salinitasnya.

Meskipun disebut laut, ternyata laut Kaspia merupakan danau terbesar di dunia. Sedangkan danau terbesar di Indonesia adalah Danau Toba di Sumatera Utara. 

Selain itu, terdapat sekitar 840 danau besar dan 735 danau kecil yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Proses Pembentukan

Terbentuknya danau umumnya terjadi secara alami akibat fenomena-fenomena alam di bumi, antara lain:

  1. Penurunan muka bumi akibat pergeseran lempeng atau patahan
  2. Aktivitas gunung berapi
  3. Pembentukan lembah sungai akibat aliran lava erupsi
  4. Pelarutan tanah kapur
  5. Pencairan es padasuatu wilayah tertentu
  6. Selain itu, danau juga dapat dibangun oleh manusia dan disebut danau buatan.

Jenis Danau

Secara garis besar, danau terbagi menjadi dua jenis yaitu:

  1. Danau alami dan 
  2. Danau buatan. 

Danau alami adalah danau yang terbentuk secara alami tanpa campur tangan manusia. 

Sedangkan danau buatan adalah danau yang terbentuk oleh pembangunan manusia, biasanya ditujukan untuk kepentingan tertentu, seperti irigasi, PLTA, pariwisata, dan cadangan air.

Berikut ini adalah jenis-jenis danau yang terbentuk secara alami:

1. Danau Tektonik

 Danau tektonik adalah danau yang terbentuk akibat proses tektonik berupa proses lipatan, patahan atau pergerakan kulit bumi sehingga permukaan tanah mengalami penurunan dan membentuk cekungan. 

Contoh danau tektonik adalah Danau Singkarang dan Danau Tondano.

2. Danau Vulkanik 

Danau Vuklanik adalah danau yang terbentuk dari hasil letusan gunung berapi. Letusan ini mengubang bentuk puncak gunung menjadi cekungan. 

Contohnya adalah Danau Kalimutu dan Kawah Bromo.

3. Danau Karst  

Danau Karst adalah danau yang tercipta karena pelarutan bahan kapur oleh air sehingga membentuk cekungan. 

Contohnya adalah lokva Bendogede di kecamatan Ponjong, Gunung Kidul.

4. Danau Erosi 

Danau Erosi adalah danau yang terbentuk akibat peristiwa erosi atau pendalaman dasar lembah oleh gletser (es) dengan massa yang beasr. 

Contohnya danau erosi adalah The Great Lake dan Danau Finger.

5. Danau Tapal Kuda

 Danau Tapal Kuda merupakan danau yang terbentuk dari pola aliran sungai yang berkelok melewatan permukaan bumi sehingga alirannya menciptakan potongan-potongan atau jalan pintas.

6. Danau Bendungan Alami

Bendungan alami dapat terbentuk akibat peristiwa longsor yang menutupi aliran sungai sehingga membentuk danau. 

Contohnya dalah danau Pengilon di dieang dan Telaga Sarangan yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Sedangkan contoh jenis danau buatan, antara lain waduk Jatiluhur di Jawa Barat dan waduk Kedungombo di Grobogan, Jawa Tengah.

Manfaat Danau

Baik danau alami maupun buatan, keduanya memiliki fungsi yang dapat menopang kehidupan makhluk hidup disekitarnya, berikut ini adalah fungsi danau bagi kehidupan, yaitu:

  1. Sumber Air Bersih
  2. Sarana Irigasi
  3. Pengendali Bencana Alam
  4. Pembangkit Listrik Tenaga Air
  5. Habitat Pelestarian Flora dan Fauna
  6. Budidaya Perikanan
  7. Sarana Penelitian dan Pendidikan
  8. Sarana Pariwisata

Berikut ini Beberapa Danau Terbesar Di Indonesia

Dari ribuan danau yang tersebar di Indonesia, berikut adalah beberapa danau terluas di Indonesia yang memilki pesona menajubkan, diantaranya yaitu:

1. Danau Toba

Hampir semua orang mengetahui danau yang satu ini. Danau ini berada di kaldera Gunung Berapi Super Sumatra Utara yang terbentuk akibat aktivitas vulkanik berupa bekas letusan gunung berapi 77.000 tahun silam. Bahkan letusan ini memicu perubahan iklim global dan kematian massal penduduk dunia.

Luasnya mencapai 1.130 km² hingga menjadikan danau ini sebagai danau terbesar di Indonesia dan danau vulkanik terbesar di dunia. 

Kedalaman danau toba yang terdalam sekitar 525 m, sehingga jika terdapat kapal yang tenggelam pada danau ini akan sangat sulit untuk diangkat. Meski terkesan mengerikan, danau ini memiliki keindahan alam yang sangat menarik.

2. Danau Maninjau

Danau ini terletak tidak jauh dari Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Danau Maninjau merupakan tujuan wisata yang menarik. 

Luasnya yang mencapai 99,5 km² menjadikannya sebagai danau terluas kesebelas di Indonesia. Selain menjadi lokasi obyek wisata, danau vulkanik Maninjau juga menjadi sumber air Sungai Batang Sri Antokan.

Untuk menuju ke danau Maninjau, kita dapat berangkat dari Bukittinggi melalui kelok 44. Sesampainya di danau Maninjau, banyak kegiatan seru yang dapat dilakukan, seperti memancing dan menikmati kuliner asli daerah sekitar.

3. Danau Singkarak

Danau Singkarak adalah salah satu danau tektonik yang ada di Sumatera. Daya tarik utama dari danau ini adalah keberadaan ikan bilih yang diduga hanya hidup di perairan Singkarak.

Kawasan sekitar danau terbesar di Sumatera Barat ini juga menjadi lintasan ajang olahraga balap sepeda Tour de Singkarak yang diselenggarakan setiap tahun.

4. Danau Towuti

Danau Towuti merupakan danau terbesar ke-2 di Indonesia. Luasnya sekitar 561,1 km² dan berada di Kecamatan Towuti, kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. 

Danau ini termasuk jenis danau tektonik yang memiliki kedalaman 203 m. Menurut sejarah, danau ini sudah ada sejak jutaan tahun yang lalu, sehingga dapat disebut danau purba.

5. Danau Poso

Danau Poso seluas 232,2 km² terletak di provinsi Sulawesi Tengah. Danau ini memiliki kedalaman mencapai 450m dan termasuk ke dalam jenis danau tektonik. 

Ada hal unik dari daerah ini, di danau Poso terdapat area seperti layaknya pantai, terdapat pasir yang berwarna putih kecokelatan.

Danau ini juga menjadi habitat berbagai spesies ikan seperti Adrianichthys, Mugilogobius amadi, M. sarasinorum, Nomorhamphus celebensis, Oryzias nebulosus dan sebagainya

6. Danau Sentarum

Danau Sentarum adalah danau seluas 275 km² yang berlokasi di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Setiap tahunnya danau ini terisi air selama sekitar 10 bulan, sisanya air akan surut.

Banyak jenis ikan yang hidup di danau ini, seperti ikan belida, lais, jelawat, toman hingga patin. Karena melimpahnya ikan, masyarakat lokal sering menangkap ikan di danau ini untuk kebutuhan pribadi maupun ekonomi.

7. Danau Matano

Danau matano merupakan salah satu danau yang cukup luas, yakni sekitar 164,1 km² . Lokasinya berada di daerah Sulawesi Selatan dan termasuk jenis danau tektonik. Kedalaman danau Matano lebih dalam daripada danau Toba, yaitu mencapai 590 meter.

Danau Matano memiliki panorama alam yang cukup indah. Di sekitarnya masih banyak pepohonan hijau yang tumbuh subur. Danau ini terbentuk akibat aktivitas tektonik pada jutaan tahun yang lalu.

8. Danau Telaga Warna

Di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo terdapat danau yang memiliki keunikan 7 warna air yang berbeda, yaitu danau Telaga Warna. 

Warna air danau yang sering berubah-ubah dipengaruhi oleh kandungan sulfur yang sangat tinggi, sehingga ketika terkena pantulan sinar matahari maka air akan memancarkan warna yang berbeda-beda. Warna hijau tosca merupakan salah satu warna yang paling sering muncul.

Untuk menikmati keindahan danau Telaga Warna, ada baiknya datang pagi atau siang hari. Hal ini bertujuan agar kita dapat menikmati pesona danau tanpa tertutupi kabut. 

Selain Telaga Warna, terdapat pula obyek wisata lain di Wonosobo seperti Gua Semar, Gua Eyang Kumulasari dan lainnya yang dapat kita kunjungi.

9. Danau Ranu Kumbolo

Di kawasan kaki Gunung Semeru terdapat danau bernama Danau Ranu Kumbolo. Danau seluas 24 hektar pada ketinggian 2.389 mdpl ini menyajikan pemandangan alam yang sangat indah. Karena letaknya di kaki gunung, untuk mengunjunginya diperlukan usaha pendakian.

Lelahnya pendakian akan terbayar ketika sampai di lokasi Ranu Kumbolo. Hutan pegunungan yang ditumbuhi pepohonan dan rumput hijau terhampar luas. Disini kita juga dapat bermalam dengan mendirikan tendah kemah.

10. Danau Labuan Cermin

Danau Cermin terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Air danau cermin dikatakan memiliki dua rasa, yaitu rasa asin pada air permukaan dan rasa tawar pada air dasar danau. Kondisi perbedaan salinitas ini menyebabkan fenomena pantualan cahaya yang disebut Labuan Cermin.

11. Danau Kelimutu

Gambar danau Kelimutu dapat kita lihat di uang kertas pecahan Rp 5.000,- lama. Pada uang tersebut terdapat ilustrasi tiga warna air danau, yaitu Tiwu Nuwa Muri Koo Fai, Tiwu Ata Polo, dan Tiwu Ata Mbupu. Perbedaan warna ketiganya berasal dari kandungan zat besi dalam fluida air danau.

Untuk mencapai lokasi danau Kelimutu, kita bisa melakukan perjalanan melali Pegunungan Ende. Selain itu, kita juga dapat menaiki kendaraan khusus dan dilanjutkan dengan perjalanan kaki sekitar 20 menit menuju danau Kelimutu.

12. Danau Segara Anak

Danau Segara Anak berada di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, NTB. Di kawasan ini juga terdapat Gunung Rinjani yang menyandang status gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia. Danau Segara anak berada pada ketinggian 2.000 mdpl yang diselimuti oleh awan.

Di sekitar Danau Segara Anak sering dijadikan arena berkemah. Disini juga terdapat sumber air panas yang dapat dikunjung setelah bersantai di sekitar danau. Untuk mencapai lokasi danau, siapkan kondisi fisik yang prima karena harus melalui jalur pendakian.

13. Danau Sentani

Dengan luas mencapai 9.360 hektar, menjadikan Danau Sentari sebagai danau yang paling luas di Papua. Danau ini berjarak 50 km dari kota Jayapura dan menjadi destinasi utama masyarakat setempat.

Untuk menikmati panorama dan keindahan danau, kita dapat menyewa perahu untuk berkeliling perairan. Selain itu, juga terdapat Festival Danau Sentani yang digelar di pertengahan bulan Juni. 

Pada festival ini kita dapat melihat berbagai kebudayaan Papua, mulau dari tari perang, upacara adat, serta sajian kuliner khas Papua.


14. Danau Paniai

Selain Danau Sentani, Papua juga memiliki danau lain bernama Danau Paniai. Letaknya berada di Kabupaten Paniai dengan ketinggian 1.700 mdpl. Jika kita mengunjungi tempat ini, maka akan disambut dengan hawan yang sejuk.

Tidak ada yang meragukan keindahan danau Paniai, bahkan keindahannya telah diakui lebih dari 157 negara ketika konferensi danau sedunia dilaksanakan.

15. Danau Habema

Danau Habema adalah danau yang berada di kawasan Pegunungan Jayawijaya, Papua. Berada di ketinggian 3.255 mdpl menjadikan danau ini sebagai salah satu danau tertinggi di Indonesia.

Untuk mencapai Danau Hebema diperlukan usaha keras karena harus melakukan pendakian yang sangat melelahkan. Sesampainya di kawasan danau, kita juga dapat menimkati Puncak Trikora serta hamparan padang rumput yang luas.

16. Danau Kaco

Danau Kaco berada di wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat, tepatnya di jalur pendakian Gunung Kerinci pada ketinggian 1.289 mdpl. Danau Kaco menjadi tempat beristirahat para pendaki gunung sebelum menuju puncak.

Air danau Kaco sangat jernih dan dikeliling pepohonan yang rindang. Disarankan untuk berkunjung pada malam bulan burnama karena pantualn bulan yang menerpa air danau seakan mengeluarkan cahaya.

17. Danau Gunung Tujuh

Selain danau Kaco yang berada di kawasan Gunung Kerinci. Tepat disebelahnya terdapat Gunung Tujuh yang terdapat danau bernama serupa. Danau Gunung Tujuh berada di ketinggian 1.950 mdpl dan memiliki keindahan yang memukai.

18. Danau Batur

Meski Bali terkenal akan keindahan pantai-pantainya, ternyata Bali juga memiliki danau yang tak kalah Indah dibanding danau di Indonesia lainnya. 

Danau Batur diambil dari nama gunung yang menjad latarnya, yakni Gunung Batur. Lokasinya berada di ketinggian 1.050 mdpl menjadikan udara sekitar danau terasa sejuk dan asri.

Itulah beberapa danau terbesar di Indonesia yang memiliki keindahan alam yang menajubkan. Cekungan-cekungan berisi air tersebut memiliki manfaat bagi kehidupan secara luas dan dapat kita manfaatkan sebagai saran rekreasi ketika liburan.

0 Response to " Danau Terbesar di Indonesia"

Post a Comment

Terima Kasih Atas Kunjungannya, Silahkan Berkomentar dengan Bijak