Perbedaan antara Al-Qur’an dengan Hadits Qudsi

Perbedaan antara Al-Qur’an dengan Hadits Qudsi

Al-Qur'an dan hadits qudsi adalah dua sumber hukum Islam yang penting. Keduanya mengandung wahyu dari Allah Subhanahu wata'ala, namun terdapat beberapa perbedaan mendasar di antara keduanya.

Berikut adalah beberapa perbedaan antara Al-Qur'an dan hadits qudsi:

  • Aspek sumber

Al-Qur'an adalah wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam secara langsung oleh Allah Subhanahu wata'ala melalui malaikat Jibril. Wahyu ini kemudian dituliskan dalam mushaf dan dijaga keasliannya oleh Allah Subhanahu wata'ala.

Hadits qudsi adalah wahyu yang disampaikan oleh Allah Subhanahu wata'ala kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam melalui malaikat Jibril, namun lafalnya disampaikan oleh Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam. Hadits qudsi ini kemudian diriwayatkan oleh para sahabat dan tabiin.

  • Aspek lafal dan makna

Al-Qur'an adalah wahyu yang sempurna, baik dari segi lafal maupun maknanya. Lafal Al-Qur'an adalah mukjizat yang tidak dapat ditandingi oleh manusia.

Hadits qudsi adalah wahyu yang lafalnya disampaikan oleh Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam. Lafal hadits qudsi tidak memiliki kesempurnaan seperti lafal Al-Qur'an.

  • Aspek cara penyampaian

Al-Qur'an diturunkan secara berangsur-angsur selama 23 tahun, sesuai dengan kebutuhan umat Islam.

Hadits qudsi diturunkan secara sekaligus atau sebagian-sebagian, sesuai dengan kebutuhan Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam untuk menyampaikan ajaran Islam kepada umatnya.

  • Aspek tujuan

Al-Qur'an diturunkan untuk menjadi petunjuk bagi umat manusia dalam menjalani kehidupan di dunia dan akhirat.

Hadits qudsi diturunkan untuk menguatkan dan memperjelas ajaran-ajaran yang terdapat dalam Al-Qur'an.

  • Aspek fungsi

Al-Qur'an memiliki fungsi sebagai sumber hukum Islam, pedoman hidup, dan mukjizat Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam.

Hadits qudsi memiliki fungsi sebagai penjelas ajaran Al-Qur'an dan sebagai sumber hukum Islam yang bersifat sekunder.

  • Aspek kedudukan

Al-Qur'an memiliki kedudukan yang paling tinggi di antara sumber-sumber hukum Islam lainnya.

Hadits qudsi memiliki kedudukan yang lebih rendah dari Al-Qur'an, namun tetap memiliki kedudukan yang tinggi di antara sumber-sumber hukum Islam lainnya.

Berdasarkan perbedaan-perbedaan tersebut, dapat disimpulkan bahwa Al-Qur'an dan hadits qudsi adalah dua sumber hukum Islam yang penting, namun memiliki kedudukan dan fungsi yang berbeda.

0 Response to "Perbedaan antara Al-Qur’an dengan Hadits Qudsi"

Post a Comment

Terima Kasih Atas Kunjungannya, Silahkan Berkomentar dengan Bijak