Larangan Merayakan Tahun Baru

Bismillahirrahmanirrahim. Segala puji hanya untuk Allah Ta'ala, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi wa sallam beserta keluarga dan seluruh sahabatnya.

ADA APA DENGAN TAHUN BARU?

Akhi ukhti... TAHUN BARU... Ada apa sebenarnya dengan tahun baru?

Untuk siapakah tahun baru? Emangnya apanya yang baru? Sering kali terjadi pembodohan publik.

Sesuatu yang buruk akan dianggap baik dengan propaganda yang tiada henti [PENCITRAAN]

Sehingga terbentuklah opini publik bahwa itu adalah hal yang baik.

Begitu pula dengan tahun baru… COBA KAU GUNAKAN AKAL SEHATMU… Ingatlah bahwa tidak ada yang baru…

Tempat kerjaMU tetap yang lama. Tempat sekolahMU juga sama. 

Istri atau suami kita juga tidak baru. Anak-anakMU juga masih yang lama.

RumahMU juga tetap yang dahulu. Teman-teman dan sohib juga sama. GajiMU juga tetap…

TERUS APANYA YANG BARU?

Sebagian umat Islam turut dalam perayaan tahun baru dengan berbagai cara.

Ada yang tenggelam dalam acara-cara tidak berguna.

Ada yang menggunakannya untuk bermuhasabah. Ada yang berkumpul berdoa dan berdzikir.

Ketahuilah…

Pada malam tahun baru itu tidak ada peristiwa apapun, sehingga kau harus bersikap atau bertindak.

Tidak ada yang istimewa, tidak padamu, tidak pada negaramu, tidak pada keluargamu.

TIDAK ADA APA-APA PADA MALAM TAHUN BARU. Kita saja yang tertipu OLEH MEDIA.

Laluilah malam tahun baru seperti seorang petani muslim di lereng gunung merapi.

Setelah shalat isya’ ia bersiap-siap untuk tidur. Ia berwudu’ seperti hendak shalat.

Lalu ia membaca doa dan wirid sebelum tidur. Lalu ia bangun sebelum subuh untuk mengambil bagian rizkinya dari shalat malam.

Dan ketika adzan subuh dikumandangkan ia berangkat ke rumah Allah. Dan kemudian ia memulai aktivitasnya dengan biasa.

KARENA PADA MALAM TAHUN BARU MEMANG TIDAK ADA PERISTIWA APA-APA.

Orang yang cerdas adalah orang yang berusaha untuk berada di depan dan tidak mau menjadi ekor, dia menjadi dirinya sendiri.

Maka kau jangan menjadi ekor... karena tugas ekor itu menutupi aib dan kotoran serta mengusir serangga.

Sudah saatnya yang mengaku Islam untuk kembali kepada ISLAM.

MOGA ALLAH MERAHMATI KITA SEMUA.

Ustadz Syafiq Riza Basalamah

Jadikan bermanfaat Sallam bahagia sukses dunia akhirat


0 Response to "Larangan Merayakan Tahun Baru"

Post a Comment

Terima Kasih Atas Kunjungannya, Silahkan Berkomentar dengan Bijak